ItemSport.com is your premier online destination, offering extensive live coverage of your beloved sports. Whether it's Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, or any other sport, we've got you covered with the latest news, live updates, transfers, and scores. Immerse yourself in exclusive interviews, browse through fresh and captivating photos and videos, and stay informed with breaking news. Our dedication ensures you're connected to the world of sports around the clock. Be sure to explore our daily updates and never miss a moment in the lives of your favorite sports celebrities.

Contacts

  • Owner: SNOWLAND s.r.o.
  • Registration certificate 06691200
  • 16200, Na okraji 381/41, Veleslav√≠n, 162 00 Praha 6
  • Czech Republic

Cedera Bikin Diogo Jota Frustrasi Banget

Diogo Jota belum lepas dari hantu cedera di Liverpool. Musim ini ia mengakui sangat frustrasi dengan berbagai masalah fisik.

Jota sempat absen pada November-Desember 2023 lalu karena masalah otot. Ia lantas mengalami robek ligamen lutut pada Februari kemarin dan menepi sampai April.

Baru pulih sebentar, penyerang 27 tahun itu cedera lagi karena benturan. Manajer Liverpool Juergen Klopp mulanya menyebut itu cuma masalah minor, tapi hingga kini pemain asal Portugal itu belum juga kembali berlatih.

Tiga kali cedera musim ini, Jota absen di 23 kesempatan dari 57 pertandingan yang dijalani Liverpool. Ia masih bisa mencetak 15 gol dan bikin empat assist dari 32 penampilan, sebuah catatan yang makin bikin ia frustrasi.

Jota merasa bisa berkontribusi lebih jika bebas dari cedera. Apalagi Liverpool sempat mengejar empat gelar, sebelum akhirnya rontok satu per satu dan harus puas dengan titel Piala Liga Inggris.

"Saya mengalami cedera lutut di awal tahun lalu kembali tapi lantas cedera lagi. Itu tak menyenangkan. Ya, terkadang memang apes saja. Ini sangat bikin frustrasi, terutama saat tim butuh Anda," kata Jota dilansir Liverpool Echo.

"Rasanya kami sedang mengejar banyak titel tapi tak bisa bermain. Itu sungguh-sungguh bikin frustrasi. Sangat berat cuma bisa menonton, 100 kali lebih buruk dari bermain," imbuhnya.

Read more on sport.detik.com