ItemSport.com is your premier online destination, offering extensive live coverage of your beloved sports. Whether it's Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, or any other sport, we've got you covered with the latest news, live updates, transfers, and scores. Immerse yourself in exclusive interviews, browse through fresh and captivating photos and videos, and stay informed with breaking news. Our dedication ensures you're connected to the world of sports around the clock. Be sure to explore our daily updates and never miss a moment in the lives of your favorite sports celebrities.

Contacts

  • Owner: SNOWLAND s.r.o.
  • Registration certificate 06691200
  • 16200, Na okraji 381/41, Veleslav√≠n, 162 00 Praha 6
  • Czech Republic

Pemilik Como 1907 Klub Sepakbola Italia Seri A, Pengusaha Asal Indonesia

Nama Como 1907 kembali mencuat karena resmi promosi ke kasta tertinggi Liga Italia (Serie A) pada pekan 38. Hal ini menandai kembalinya klub ini ke puncak piramida sepak bola sejak 2002/2003 silam.

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa klub Italia ini ternyata dimiliki oleh orang terkaya di Indonesia. Lantas, siapakah pemilik Como 1907?

Como 1907 dibeli Grup Djarum pada tahun 2019. Diketahui pemilik dari perusahaan tersebut adalah Hartono Bersaudara, yaitu Michael Bambang dan Robert Budi Hartono.

Mengutip Mirror, Hartono bersaudara membeli klub ini dalam sebuah lelang setelah pemilik sebelumnya bangkrut. Selain Hartono bersaudara, Thierry Henry dan Cesc Fabregas juga terlibat dalam proyek pembangunan Como 1907. Keduanya memiliki status sebagai pemilik saham minoritas.

Como 1907 didirikan pada tahun 1907 di kota Como yang berlokasi di utara Italia. Diberitakan detikSport sebelumnya, klub sepakbola ini bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia yang menampung sekitar 13 ribu penonton.

Como 1907 memulai debutnya di Promotion League pada tahun 1912-1913, lalu pertama kali bertanding di kasta tertinggi Italia pada tahun 1949. Klub ini pun berhasil menyaingi klub papan atas lain seperti Inter Milan dan AC Milan. Masa kejayaannya berlangsung selama periode 1984-1989, saat Como mampu bertahan di Serie A selama lima musim.

Menurut situs resminya, sejak awal berdiri, Como sudah berhasil menyabet gelar juara Serie B dan 4 gelar Serie C. Namun sekitar musim 2002-2003, namanya mulai tenggelam karena masalah keuangan. Klub ini pun dinyatakan gulung tikar pada musim 2016-2017.

Ketika pelelangan di tahun 2017, Como sempat dibeli oleh Istri Michael Essien, Akosua Puni Essien. Tapi, klub ini gagal memenuhi syarat untuk kembali masuk ke

Read more on sport.detik.com